Tahukah kamu perawatan alat pemadam api ringan sering diabaikan oleh banyak orang? Padahal, merawat APAR secara rutin memiliki peran yang sangat penting untuk memperpanjang masa pakai dan performanya.
APAR yang tidak dirawat dengan rutin dan benar akan mengakibatkan bahaya yang fatal. Maka dari itu, artikel ini membantu kamu belajar bagaimana cara merawat APAR dengan mudah, efektif, dan sesuai standar keamanan.
Perawatan APAR bukan hanya sekadar rutinitas, tapi langkah krusial untuk melindungi aset, nyawa, dan reputasi perusahaan. Yuk, cari tahu kenapa perawatan APAR nggak boleh kamu abaikan!
Kamu perlu tahu tanda-tanda APAR yang sudah rusak agar bisa segera mengambil tindakan dengan tepat. Maka dari itu, kenali tanda-tanda ini agar kamu bisa menjaga setiap komponen APAR-mu berfungsi dengan optimal.
Jika menemukan satu saja tanda di atas, segera jadwalkan servis atau refill APAR-mu.
Setiap media APAR memiliki karakteristik dan cara perawatan yang berbeda. Mengetahui cara merawat APAR sesuai medianya akan membantu menjaga efektivitas dan memperpanjang masa pakai APAR.
NFPA 10 sebagai standar keselamatan kebakaran telah mengatur cara merawat APAR, mulai dari jadwal dan prosedur inspeksi hingga pemeliharaan APAR. Ikuti langkah perawatan APAR sesuai NFPA 10 berikut ini untuk menjaga kondisi APAR-mu tetap optimal dan aman:
Pemeriksaan setiap 30 hari sekali dapat memastikan unit APAR selalu dalam kondisi siap pakai. Berikut ini langkah inspeksi visual bulanan APAR:
Dilakukan setiap 12 bulan sekali oleh teknisi bersertifikat atau penyedia layanan resmi melalui rangkaian pemeriksaan yang lebih menyeluruh dengan cara:
Membuka segel dan memeriksa kondisi internal.
Mengecek kondisi selang, nozzle, dan valve dari sumbatan atau kerusakan.
Memastikan tekanan dan berat media sesuai spesifikasi pabrikan.
Membersihkan dan mengecat ulang bila ada karat ringan.
Memastikan bracket dan dudukan masih kuat.
Mengganti segel dan pin pengaman baru setelah pemeriksaan.
Uji tekanan tabung setiap 5 tahun sekali untuk memeriksa integritas dan kekuatan tabung agar tidak bocor atau meledak. Simak tahapan uji tekanan tabung berikut ini:
Mengosongkan tabung dari media.
Mengisi air bertekanan sesuai standar uji (biasanya 1,5 × tekanan kerja).
Menahan tekanan selama waktu tertentu untuk memeriksa kebocoran.
Mengeringkan dan mengisi ulang media setelah tabung lolos uji.
Tabung yang gagal hydrostatic test tidak boleh digunakan kembali.
Pengisian ulang APAR merupakan tahapan perawatan yang harus dilakukan setiap APAR selesai digunakan atau apabila masa berlaku media telah habis. Umumnya, masa kedaluwarsa APAR berdasarkan medianya adalah:
Foam perlu melakukan pengisian ulang setiap 2 tahun. Karena, busa cenderung mengalami degradasi lebih cepat daripada media lain, jadi perlu perawatan lebih sering agar daya semburnya tetap optimal.
Powder (Serbuk Kimia Kering) harus melakukan pengisian ulang (refill) setiap 5 tahun sekali atau setelah digunakan. Karena, media powder memiliki sifat higroskopis (mudah menyerap kelembapan).
CO₂ (Karbon Dioksida) merupakan media APAR yang dapat berkurang perlahan melalui valve. Sehingga, memerlukan pengisian ulang setiap maksimal 5 tahun sekali atau saat berat tabung berkurang lebih dari 10%.
Clean Agent (Liquid Gas) memerlukan pengisian ulang setiap 5 tahun sekali. Karena, clean agent bekerja dengan cara menyerap panas dan menekan reaksi kimia api. Jika tekanan menurun, efektivitas pemadaman berkurang.
Masa berlaku ini bisa berbeda-beda bergantung merk dan kualitas media. Pastikan cek label kedaluwarsa di tabung untuk informasi yang lebih pasti.
NFPA menekankan pentingnya record keeping atau pencatatan hasil inspeksi, perawatan, dan pengujian dengan cara manual atau digital berupa:
Tag fisik di tabung yang berisi catatan tanggal inspeksi, hasil pemeriksaan, dan nama petugas.
Aplikasi digital Firecek yang merekam histori setiap tabung secara otomatis.
Merawat APAR secara manual cukup memakan banyak waktu karena memerlukan ketelitan yang tinggi. Kini, perawatan APAR lebih mudah dengan Aplikasi Firecek yang memiliki fitur beragam sebagai berikut:
Perawatan APAR makin mudah dan praktis menggunakan stiker QR dari Firecek. Semua data lengkap dapat kamu pantau secara real-time dari masa berlaku, jadwal inspeksi, hingga status tekanan tabung.
Jika kamu memilih APAR Firefix, tidak perlu menempelkan stiker lagi karena setiap tabung sudah lengkap dengan QR Firecek! Yuk, dapatkan produknya sekarang melalui link ini!
Setiap hasil pemeriksaan akan langsung tersimpan di sistem Firecek. Sehingga, kamu tidak perlu lagi melakukan pencatatan secara manual.
Firecek memberikan notifikasi secara otomatis untuk mengingatkanmu melakukan perawatan APAR sebelum jadwal inspeksi atau refill tiba.
Semua data historis inspeksi dan perawatan APAR dapat diunduh dan dibagikan kepada tim, sehingga pelaporan lebih mudah dan seluruh sistem proteksi kebakaran dapat berjalan dengan lebih maksimal.
Merawat APAR dengan benar bukan hanya soal memenuhi kewajiban, tapi juga investasi keselamatan. Pastikan selalu melakukan perawatan APAR secara rutin untuk memastikan alat pemadam apimu selalu siap siaga.
Yuk, Kenali fitur aplikasi Firecek untuk perawatan APAR lebih mudah dan efisien dengan sistem terintegrasi secara digital pada laman ini!
Kak Nita merupakan Fire Protection Specialist di Firefix.id yang akan membantu siapa saja untuk memahami tentang fire extinguisher, fire hydrant, dan fire system melalui artikel yang ditulis di situs ini.
Hydrant box adalah kotak penyimpanan perlengkapan hydrant, seperti fire hose, nozzle, valve, dan aksesori pendukung…
Selang pemadam kebakaran memegang peran penting dalam sistem proteksi kebakaran karena komponen ini mengalirkan air…
Distributor fire hydrant menjadi salah satu hal penting yang perlu kamu perhatikan saat membangun sistem…
Hydrant box menjadi komponen penting dalam sistem hydrant gedung dengan jenis-jenis yang beragam. Perangkat ini…
Fire hydrant bukan sekadar pilar merah yang berdiri di halaman gedung. Lebih dari itu, sistem…
Fungsi hydrant box terlihat sederhana, tetapi perannya sangat krusial saat kebakaran terjadi. Dalam kondisi darurat,…