Kejadian yang muncul karena ada reaksi oksidasi eksotermis yang berlangsung dengan cepat dari suatu bahan bakar disertai dengan timbulnya api merupakan definisi dari kebakaran. Tiga unsur (segitiga api) dalam peristiwa oksidasi itu adalah: bahan bakar, oksigen yang terdapat di dalam udara dan sumber energi atau panas.
Ternyata, kebakaran juga memiliki klasifikasi masing-masing. Kelas kebakaran dibagi menjadi 4 kategori yaitu:
Kali ini kita akan membahas tentang cara memadamkan api listrik atau bisa juga disebut kelas kebakaran C. Di bawah ini akan dikupas tuntas tips memadamkan kelas kebakaran C dan pencegahannya.
Kebanyakan kebakaran listrik bersumber dari sistem pemasangan listrik yang keliru atau perawatan sistem kelistrikan yang buruk. Untuk mencegah kelas kebakaran C (elektrikal), jangan terlalu membebani colokan listrik dan pastikan bahwa semua pekerjaan kelistrikan dilakukan sesuai peraturan oleh tukang listrik resmi dan berlisensi.
Kamu juga harus menjaga agar sistem kelistrikan bersih dari debu, sampah dan sarang laba-laba. Karena hal tersebut juga dapat mengakibatkan kebakaran.
Hal lain yang harus kamu perhatikan adalah menggunakan pemutus sirkuit dan sekering sesering mungkin. Hal ini bertujuan untuk mencegah agar lonjakan daya tidak mengakibatkan kebakaran.
Selanjutnya, jangan lupa matikan daya dari sistem listrik. Saat sistem listrik mulai memercikan api pada kabel, perangkat listrik atau colokan, maka segera lakukan tindakan untuk memotong aliran daya ke sistem kelistrikan tersebut. Apabila sumber api hanya percikan dan belum menyebar, cara ini sudah cukup untuk memadamkan api.
Apabila masalah bersumber dari sistem perkabelan atau perangkat listrik, kamu tidak boleh begitu saja menarik kabel pada perangkat tersebut. Karena akan berpotensi mengakibatkan korsleting.
Nah, jika api sudah berkobar, disarankan untuk segera memadamkan api tersebut. Ada dua cara yaitu dengan selimut api dan APAR CO2 Firefix:
Kamu dapat menggunakan selimut anti api untuk memadamkan api listrik (kelas kebakaran C). Akan tetapi, ini hanya berlaku bila kamu sudah mematikan daya listrik dari sumbernya dengan sempurna. Pada umumnya, selimut anti api terbuat dari wol yang diolah secara kimia sehingga bagus sebagai isolator listrik.
Untuk menggunakan selimut anti api, pertama-tama keluarkan selimut anti api dari kemasan. Lalu, pegang selimut anti api dalam posisi tidak terlipat pada bagian depan tubuh, dengan kedua tangan dan tubuh yang terlindung oleh selimut anti api tersebut.
Setelah itu, taruh selimut anti api di atas titik api. Hal yang harus diperhatikan adalah jangan melempar selimut anti api saat menggunakannya untuk memadamkan kebakaran.
Selimut anti api sangat efektif digunakan pada tahap awal kebakaran. Selimut anti api juga memiliki keunggulan tidak merusak objek atau wilayah sekitar kebakaran.
Kamu juga bisa menggunakan APAR CO2 Firefix untuk memadamkan kelas kebakaran C (api listrik). APAR CO2 adalah APAR yang sangat cocok untuk memadamkan api kelas kebakaran C, karena:
Nah, kamu sudah punya APAR CO2 Firefix belum untuk proteksi dari kelas kebakaran C? Kalo belum yuk dapatkan di sini!
As a Fire Protection Specialist at Firefix and happy to share information and experiences in the field of fire safety. Lorenzo is committed to providing the best solution to anyone in preventing and overcoming fires.
Hydrant box adalah kotak penyimpanan perlengkapan hydrant, seperti fire hose, nozzle, valve, dan aksesori pendukung…
Selang pemadam kebakaran memegang peran penting dalam sistem proteksi kebakaran karena komponen ini mengalirkan air…
Distributor fire hydrant menjadi salah satu hal penting yang perlu kamu perhatikan saat membangun sistem…
Hydrant box menjadi komponen penting dalam sistem hydrant gedung dengan jenis-jenis yang beragam. Perangkat ini…
Fire hydrant bukan sekadar pilar merah yang berdiri di halaman gedung. Lebih dari itu, sistem…
Fungsi hydrant box terlihat sederhana, tetapi perannya sangat krusial saat kebakaran terjadi. Dalam kondisi darurat,…