alat pemadam api

Cara Menggunakan APAR Alat Pemadam Api Ringan

Cara menggunakan APAR alat pemadam api ringan sebenarnya bukan sesuatu hal yang susah. Seperti teknologi kebanyakan yang sedang berkembang saat ini. Setiap hari kita melihat APAR ( alat pemadam api ringan ) di tempat kerja atau bahkan di tempat tinggal kita.

Kebanyakan orang masih belum mengetahui bagaimana cara menggunakan alat pemadam api ringan ( APAR ). Karena mungkin dianggap begitu sederhana, maka tidak pernah terkonsentrasi untuk mendalami cara menggunakannya. Tetapi ada beberapa dasar yang harus dipahami.

Ini adalah hal fatal jika tidak disosialisasikan dengan baik. Karena tidak mungkin saat kebakaran terjadi baru membaca instruksi penggunaan alat pemadam api, sedangkan setiap 60 detik api berubah semakin besar.

Kenali Kondisi Cara Menggunakan APAR Alat Pemadam Api Ringan

Sebelum mendalami cara menggunakan APAR alat pemadam api ringan, pastikan tahu di mana alat pemadam api ringan ditempatkan baik di rumah atau di lingkungan kerja. 

Jika mendapatkan kesempatan melihat kebakaran, secara mental ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan : 

  • Apakah kondisi api masih di bawah ketinggian kita? Alat pemadam api dirancang untuk memadamkan awal mula kebakaran. Jika api sudah lebih tinggi dari kita lebih baik menghubungi Pemadam Kebakaran ( DAMKAR ). Jika api masih lebih rendah dari kita, mari kita lanjut dengan pertanyaan berikut.
  • Apakah kita sudah memiliki alat pemadam api ringan ( APAR ) yang sesuai dengan jenis kebakaran yang sedang berlangsung?

  • Apakah alat pemadam api ringan ( APAR ) terisi penuh dan masih bertekanan baik? Jika kedua poin di atas jawabannya tidak lebih baik, segera tinggalkan lokasi kebakaran dan jangan lupa menghubungi Pemadam Kebakaran. Jika ya, segera padamkan kebakaran. Posisikan punggung menghadap jalan keluar dan tidak terhalang, sehingga jika diperlukan kita bisa keluar dengan cepat.

Cara Menggunakan Alat Pemadam Api Ringan yang Benar

  • Pull: Tarik PIN kunci pengaman.
  • Aim: Arahkan nozzle ke sumber api, mengarahkan nozzle kebagian atas api tidak efektif.
  • Squeeze: Tekan tuas untuk mengeluarkan media alat pemadam api ringan.
  • Sweep: Sapukan nozzle perlahan dari sisi demi sisi tepat pada sumber api. Sebagian besar alat pemadam api ringan mampu mengeluarkan media dalam waktu 10 sampai 20 detik.

Mundur perlahan sekalipun api terlihat padam, jangan membalikkan badan ketika proses pemadaman usai. Hal ini untuk menghindari kalau masih ada api tersembunyi yang berisiko dapat menyebabkan kebakaran menyala kembali.

Setelah menggunakan alat pemadam api ringan ( APAR ) walaupun media alat pemadam api tidak habis, segera lakukan pengisian dan segera pasang pada posisi semula.

Apakah kalian sudah pernah menggunakan alat pemadam api ringan ( APAR )? Silakan bagian cerita kalian pada kolom komentar.

Recent Posts

Hydrant Box untuk Menjaga Equipment Tetap Siap Pakai

Hydrant box adalah kotak penyimpanan perlengkapan hydrant, seperti fire hose, nozzle, valve, dan aksesori pendukung…

2 bulan ago

Selang Pemadam Kebakaran Fungsi Krusial, Pilih Jenis Sesuai Kebutuhan!

Selang pemadam kebakaran memegang peran penting dalam sistem proteksi kebakaran karena komponen ini mengalirkan air…

5 bulan ago

Distributor Fire Hydrant Resmi Dengan Produk Firefix Berkualitas

Distributor fire hydrant menjadi salah satu hal penting yang perlu kamu perhatikan saat membangun sistem…

5 bulan ago

Jenis-Jenis Hydrant Box dari Penempatan & Cara Pasangnya

Hydrant box menjadi komponen penting dalam sistem hydrant gedung dengan jenis-jenis yang beragam. Perangkat ini…

6 bulan ago

Fire Hydrant Equipment Lengkap, Simak Fungsi & Cara Kerjanya!

Fire hydrant bukan sekadar pilar merah yang berdiri di halaman gedung. Lebih dari itu, sistem…

6 bulan ago

Fungsi Hydrant Box & Cara Pemakaian Hingga Perawatannya dalam Instalasi Fire Hydrant

Fungsi hydrant box terlihat sederhana, tetapi perannya sangat krusial saat kebakaran terjadi. Dalam kondisi darurat,…

6 bulan ago