Tutorial menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) sebenarnya adalah hal yang mudah, guys. Tapi jika belum mengetahuinya, pasti akan menganggapnya rumit. Nah, kebetulan di postingan kali ini akan diilustrasikan tutorial bagaimana menggunakan APAR, yuk kepoin bareng-bareng!
Di belahan dunia bagian manapun, cara menggunakan APAR standarnya sama, guys. Dalam menggunakan APAR ada serangkaian teknik yang harus diikuti, teknik tersebut adalah teknik PASS: Pull, Aim, Squeeze dan Sweep yang dalam bahasa Indonesia berarti tarik, arahkan, tekan dan sapukan.
Semakin kepokan dengan cara menggunakan APAR apalagi dengan teknik PASS? Yuk langsung aja kepoin penjelasannya di bawah ini!
Hal pertama yang harus dilakukan ketika akan menggunakan APAR adalah menarik safety pinnya. Safety pin adalah komponen kecil yang terpasang di antara tuas APAR. Fungsi safety pin adalah mengamankan dan menahan tuas APAR ketika secara tidak sengaja tertekan. Ini supaya media dan tekanan APAR tidak berkurang sebelum APAR benar-benar digunakan.
Ketika safety pin sudah ditarik, maka tuas APAR akan dengan mudah ditekan, karena sudah tidak ada pengaman yang menahannya. Tapi tunggu dulu, jangan langsung menekan tuas APAR karean masih ada satu langkah lagi yang harus dilakukan.
Penasaran dengan langkah selanjutnya? Yuk, langsung cek aja di bawah ini!
Kalo kamu melihat ada benda seperti corong pada ujung selang APAR, komponen tersebut bernama nozzle. Komponen tersebut berfungsi untuk mengarahkan media APAR yang akan keluar dari dalam tabung APAR, guys.
Jadi sebelum kamu menekan tuas APAR yang akan mengeluarkan media pemadam api dari dalam APAR, kamu harus mengarahkan nozzlenya terlebih dahulu. Ini supaya media pemadam api yang keluar terarah ke sumber api dan tidak menyebar ke mana-mana.
Saat yang kamu tunggu-tunggu akhirnya tiba, guys! Setelah safety pin ditarik dan nozzle diarahkan ke sumber api sekarang saatnya kamu menekan tuas APAR. Dengan menekan tuas APAR, maka media pemadam api yang ada di dalam tabung APAR akan keluar untuk memadamkan api.
Dalam menekan tuas APAR jangan setengah-setengah, guys! Maksimalkan dan tekan tuas APAR sampai media pemadam api habis untuk memadamkan api.
Akhirnya sampai juga di langkah paling akhir yaitu menyapukan media pemadam api. Setelah tuas APAR ditekan, maka media dalam tabung APAR akan keluar. Sekarang tugasmu adalah menyapukan media APAR ke sumber api. Sapukan media dengan cara pegang nozzle dan sapukan dari kiri ke kanan atau sebaliknya di atas sumber api sampai api padam.
Namun, ada hal yang harus kamu perhatikan juga, guys. Saat menyapukan media pemadam api, kamu harus memperhatikan arah angin. Karena jika melawan arah angin, media pemadam api akan berbalik dan pemadaman api tidak akan maksimal. Sebaiknya, lakukan penyemprotan media APAR searah dengan arah angin.
Nah, tahu cara menggunakan APAR itu mudah, pasti kamu tertarik ingin mencoba menggunakan APAR. Kalo kamu pingin menggunakan APAR dan memproteksi area di sekitarmu dengan APAR langsung saja hubungi kami, guys! Akan kami berikan rekomendasi APAR terbaik!
As a Fire Protection Specialist at Firefix and happy to share information and experiences in the field of fire safety. Lorenzo is committed to providing the best solution to anyone in preventing and overcoming fires.
Hydrant box adalah kotak penyimpanan perlengkapan hydrant, seperti fire hose, nozzle, valve, dan aksesori pendukung…
Selang pemadam kebakaran memegang peran penting dalam sistem proteksi kebakaran karena komponen ini mengalirkan air…
Distributor fire hydrant menjadi salah satu hal penting yang perlu kamu perhatikan saat membangun sistem…
Hydrant box menjadi komponen penting dalam sistem hydrant gedung dengan jenis-jenis yang beragam. Perangkat ini…
Fire hydrant bukan sekadar pilar merah yang berdiri di halaman gedung. Lebih dari itu, sistem…
Fungsi hydrant box terlihat sederhana, tetapi perannya sangat krusial saat kebakaran terjadi. Dalam kondisi darurat,…