Salah satu aspek penting dari keselamatan kebakaran adalah keberadaan APAR. Namun, memiliki APAR saja tidak cukup. Harus ada tanda pemasangan APAR untuk memberikan petunjuk yang jelas terkait keberadaan APAR tersebut saat keadaan darurat.
Tanda pemasangan APAR adalah simbol atau petunjuk visual yang digunakan untuk menunjukkan lokasi APAR di suatu area atau bangunan. Berikut adalah fungsi tanda APAR yang menjadikan komponen ini sangat penting dalam keselamatan kebakaran:
Tidak semua orang familiar dengan tata letak suatu bangunan. Tanda pemasangan APAR memberikan petunjuk yang jelas bagi siapa saja yang berada di lokasi, termasuk tamu atau pengunjung yang mungkin belum pernah ke tempat tersebut sebelumnya.
Kebakaran bisa menyebar dengan cepat, dan setiap detik sangat berharga. Tanda yang jelas dan mudah dilihat memastikan bahwa orang bisa menemukan APAR dengan cepat, sehingga tindakan pemadaman dapat segera dilakukan.
Permenakertrans No 4 Tahun 1980 mewajibkan pemasangan tanda APAR. Tanda ini harus terlihat jelas dan mudah dibaca. Mematuhi standar ini tidak hanya menjaga keselamatan, tetapi juga mencegah potensi sanksi yang mungkin timbul akibat ketidakpatuhan.
Tanda pemasangan APAR juga berfungsi sebagai pengingat rutin untuk memeriksa kondisi dan ketersediaan APAR. Jika tanda ini ditempatkan dengan benar dan diperhatikan secara berkala, manajemen dapat memastikan bahwa APAR selalu dalam kondisi siap pakai.
Dalam situasi kebakaran, kepanikan bisa menjadi musuh terbesar. Tanda pemasangan APAR yang jelas dan terlihat dapat membantu mengurangi kepanikan dengan memberikan petunjuk yang jelas tentang tindakan yang harus diambil.
Permenakertrans No 4 Tahun 1980 memberikan panduan yang jelas tentang tanda pemasangan APAR. Berikut desain dan spesifikasi tanda APAR untuk memastikan bahwa alat pemadam api ini dapat ditemukan dengan cepat dan efektif dalam situasi darurat:
Tanda pemasangan APAR harus berbentuk segitiga sama sisi dengan warna dasar merah. Bentuk ini dipilih karena segitiga adalah salah satu bentuk yang mudah dikenali dan secara psikologis dapat menarik perhatian, terutama dalam keadaan darurat.
Setiap sisi segitiga harus berukuran 35 cm. Ukuran ini cukup besar untuk memastikan tanda dapat terlihat dengan jelas dari jarak yang wajar. Tentunya ukuran tanpa pemasangan APAR ini masih ideal dan tidak akan mengganggu estetika ruangan tempat APAR dipasang.
Tanda APAR harus memiliki huruf dengan tinggi 3 cm yang berwarna putih. Warna putih pada huruf kontras dengan warna merah dasar, membuat tulisan mudah dibaca. Tinggi huruf 3 cm dipilih agar informasi yang tertulis dapat terbaca dengan jelas dan cepat.
Selain huruf, tanda APAR juga harus dilengkapi dengan tanda panah berwarna putih dengan tinggi 7,5 cm. Tanda panah ini berfungsi sebagai petunjuk arah menuju lokasi APAR, sehingga memudahkan orang untuk menemukannya dengan cepat dalam situasi darurat.
Jarak pemasangan tanda APAR harus 125 cm dari dasar lantai, tepat di atas satu atau kelompok alat pemadam api ringan yang bersangkutan. Tinggi ini dipilih untuk memastikan memastikan bahwa tanda tersebut selalu terlihat dan mudah diakses oleh orang dewasa.
Selain tanda APAR, jarak pemasangan APAR dari lantai juga penting untuk diperhatikan. Ketinggian APAR dari lantai yang ideal juga diatur oleh Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi No. 4 Tahun 1980. Lalu, berapa ketinggian APAR dari lantai?
Berdasarkan Permenakertrans No. 4 Tahun 1980, pemasangan APAR harus dilakukan sedemikian rupa sehingga bagian paling atas (puncaknya) berada pada ketinggian 1,2 meter dari permukaan lantai.
Ketinggian ini dipilih dengan pertimbangan bahwa pada tinggi tersebut APAR dapat dijangkau dengan mudah oleh orang dewasa tanpa harus membungkuk atau meraih terlalu tinggi. Hal ini sangat penting dalam situasi darurat di mana setiap detik sangat berharga.
Penempatan APAR pada ketinggian yang sesuai juga mengurangi risiko cedera akibat posisi tubuh yang tidak nyaman saat mengambil alat pemadam api. Ini penting untuk memastikan bahwa siapapun dapat menggunakan APAR dengan aman dan cepat.
Untuk jenis APAR tertentu, seperti APAR CO2 dan powder, peraturan ini memberikan kelonggaran dalam pemasangan. APAR jenis ini dapat ditempatkan lebih rendah dari dengan syarat bahwa jaraknya tidak kurang dari 15 cm dari permukaan lantai.
Ketentuan ini dibuat karena jenis APAR ini mungkin lebih berat atau lebih besar, sehingga lebih mudah diakses dengan posisi yang lebih rendah. Jadi, untuk ketinggiannya sendiri bisa disesuaikan dengan jenis APAR dan berat tabung pemadam tersebut.
Untuk memastikan APAR selalu dalam kondisi siap pakai, menyediakan APAR saja nggak cukup. Kamu dan tim harus rutin melakukan pemeriksaan APAR. Menurut Permenakertrans No 4 Tahun 1980, inspeksi APAR harus dilakukan minimal setiap 6 bulan yang meliputi:
Itu dia beberapa cara inspeksi APAR yang harus kamu lakukan. Tapi, pernah gak sih kamu kerepotan saat inspeksi dengan kartu APAR manual? Harus menulis di kertas, belum lagi kalau kertas catatan inspeksi APAR itu hilang, pasti repot banget, kan?
Jangan khawatir! Sekarang saatnya kamu beralih ke inspeksi APAR digital bersama Firecek. Firecek adalah Aplikasi Sistem Proteksi Kebakaran No.1 di Indonesia untuk membantu memantau, mengecek, dan mengelola APAR dengan fitur-fitur canggih seperti:
Canggih banget, kan? Hebatnya lagi, APAR Firefix juga terintegrasi dengan Firecek. Firefix adalah alat pemadam api berteknologi tinggi yang dilengkapi dengan QR code Firecek pada setiap tabungnya. Yuk, dapatkan APAR canggih ini DISINI! Ada free ongkir juga, loh!
Kak Nita merupakan Fire Protection Specialist di Firefix.id yang akan membantu siapa saja untuk memahami tentang fire extinguisher, fire hydrant, dan fire system melalui artikel yang ditulis di situs ini.
Hydrant box adalah kotak penyimpanan perlengkapan hydrant, seperti fire hose, nozzle, valve, dan aksesori pendukung…
Selang pemadam kebakaran memegang peran penting dalam sistem proteksi kebakaran karena komponen ini mengalirkan air…
Distributor fire hydrant menjadi salah satu hal penting yang perlu kamu perhatikan saat membangun sistem…
Hydrant box menjadi komponen penting dalam sistem hydrant gedung dengan jenis-jenis yang beragam. Perangkat ini…
Fire hydrant bukan sekadar pilar merah yang berdiri di halaman gedung. Lebih dari itu, sistem…
Fungsi hydrant box terlihat sederhana, tetapi perannya sangat krusial saat kebakaran terjadi. Dalam kondisi darurat,…