Alat pemadam api ringan (APAR) sudah menjadi suatu kebutuhan yang sangat diperlukan di era seperti sekarang ini. Baik rumah maupun tempat usaha harus diproteksi dari kebakaran, salah satu cara memproteksi adalah dengan menyediakan APAR.

Bahkan sekarang alat pemadam api ringan juga sudah banyak diaplikasikan pada kendaraan bermotor. Untuk itu biar tidak kudet, kamu harus mengetahui informasi tentang alat APAR yang merupakan salah satu peralatan fire safety ini.

Mengingat begitu pentingnya mengetahui perihal alat pemadam api ringan, langsung saja baca artikel ini sampai akhir. Jangan dibaca sepotong-sepotong yah…

Jenis Media Alat Pemadam Api Ringan

Kamu harus tahu, secara umum alat pemadam api ringan terbagi dalam beberapa jenis media pemadam api. Nah, sekedar info, media pemadam api adalah isi dari tabung APAR yang dapat memadamkan api.

Jadi dengan kata lain, media itu adalah isinya ya guys. Dan fakta menarik dari media APAR ini sangat mudah ditemui di sekitarmu. Supaya lebih jelas kami akan menguraikannya satu per satu. Berikut ulasannya:

Alat Pemadam Api Ringan dan Jenis Media Pemadam Api

  • Media Foam

Media APAR yang pertama adalah Foam. Foam adalah media pemadam api ringan yang berasal dari campuran air dan surfaktan soda. Kamu harus tahu bahwa, Media APAR ini bekerja dengan mengisolasi titik api dan mendinginkannya. Dan menariknya alat pemadam api ringan yang jenis medianya berupa foam ini dapat digunakan di kelas kebakaran A dan B saja.

Dan sayang sekali, media APAR jenis ini tidak bisa digunakan di kelas kebakaran C (elektrikal). Bukan apa-apa, hal ini dikarenakan media APAR jenis ini mengandung air yang bersifat konduktor. Nah, dengan adanya air yang terkandung di dalam media APAR ini dikhawatirkan kebakaran elektrikal semakin menjadi-menjadi. Pasalnya dengan adanya unsur air di dalam media foam akan mengakibatkan korsleting yang bisa menjadikan api semakin membesar.

  • Media CO2

Adapun media APAR yang ke dua adalah CO2. APAR CO2 adalah media yang berbentuk gas. Sehingga media APAR ini, bisa dibilang sangat efektif dan dapat diandalkan untuk memadamkan kebakaran elektrikal (kelas kebakaran C). Pasalnya, jenis media dari APAR jenis ini bersifat non-konduktor dan clean agent. Tak hanya itu, media APAR jenis ini juga bisa memadamkan kelas kebakaran B.

  • Media Powder

Nah, media alat pemadam ringan yang terakhir adalah media powder. Satu hal yang harus kamu ketahui adalah, media jenis powder dalam APAR merupakan salah satu media pemadam api yang paling populer di kalangan pengguna APAR. Bentuk dari media jenis ini berupa serbuk kimia kering yang tidak dapat menghantarkan listrik. Sehingga media jenis ini seringkali digunakan pada kebakaran A, B dan C.

Tips Merawat dan Menjaga Alat Pemadam Api Supaya Awet

Setelah mengetahui jenis media APAR, kamu juga harus tahu tips untuk merawat dan menjaga alat pemadam api supaya awet. Nah, untuk itu kamu harus memperhatikan beberapa hal:

  • Segera isi ulang

Apabila alat pemadam api telah memasuki fase kedaluwarsa dan telah digunakan segera isi ulang di tempat yang tersedia.

  • Penempatan APAR

Alat Pemadam Api Ringan Tips Merawat

Tempatakn APAR di tempat yang minimal 15 cm dari atas lantai, kalau ingin ideal letakkan APAR 125 cm dari lantai. Apabila diletakkan di luar ruangan/ outdor wajib disertai box APAR.

  • Pengecekan

Dan yang terakhir adalah pengecekan, lakukan pengecekan dan inspeksi pada APAR secara berkala yang dapat dibantu oleh aplikasi pengecekan APAR Firecek.

Recommended Posts

Leave a Comment

0