Fire hydrant menjadi salah satu sistem proteksi kebakaran yang wajib dipasang di kawasan rawan kebakaran. Hal ini ditujukan untuk membantu para petugas DAMKAR untuk memadamkan kebakaran dalam cakup lokasi yang cukup luas.

Fire hydrant ini biasa digunakan untuk memproteksi tempat-tempat ramai, seperti hotel, rumah sakit, area perkantoran, dan gedung lainnya. Namun, di Indonesia Anda akan jarang menemui fire hydrant yang berada diletakkan di depan gedung maupun area luar ruangan lainnya. Dikarenakan sebagian gedung yang ada di Indonesia hanya dilengkapi hydrant box saja yang disimpan di dalam ruangan khusus.

fire hydrant adalah

Apa Itu Fire Hydrant?

Fire hydrant adalah sebuah sistem yang memiliki fungsi sebagai pemasok air yang nantinya digunakan untuk memadamkan kebakaran. Fire hydrant digunakan untuk memadamkan api berskala besar yang sudah tidak bisa dipadamkan menggunakan APAR (alat pemadam api ringan).

Pengoperasian hydrant sendiri dilakukan dengan cara mengarahkan selang ke api secara manual. Kemudian, dalam pengoperasian hydrant juga tidak bisa dilakukan oleh satu orang saja. Terutama dalam proses memadamkan api, petugas DAMKAR membutuhkan setidaknya lebih dari 4 orang untuk mengarahkan selang air yang mengarah ke hydrant.

Kenapa harus beramai-ramai? Berdasarkan kutipan dari reference.com, selang hydrant sendiri memiliki berat kurang lebih 220 kilogram. Bayangkan saja jika Anda mengangkatnya sendiri! Pasti akan terasa sangat berat, kan?

Jenis-Jenis Fire Hydrant

Hidran kebakaran dibagi menjadi beberapa jenis yang dibekadan berdasarkan dengan fungsi dan cara kerjanya. Di bawah ini merupakan jenis-jenis fire hydrant yang wajib Anda tahu:

1. City Hydrant (Outdoor)

City hydrant atau hydrant kota ini merupakan fire hydrant yang terletak di luar ruangan dan biasanya dipasang di dekat prasarana kota maupun pinggir jalan kota. Kemudian pada beberapa negara di dunia, hydrant sendiri di cat menggunakan warna yang berbeda.

Tujuannya adalah untuk menandai ukuran/kemampuan semburan air yang dikeluarkan melalui selang kebakaran. Di luar negeri biasa menggunakan warna merah untuk tekanan paling besar dan kuning untuk tekanan air yang cenderung lebih lemah.

2. Hydrant Box (Indoor)

Berbeda dengan jenis hydrant di atas, karena hydrant box adalah fire hydrant equipment yang digunakan untuk menyimpan alat-alat pemadam kebakaran di area indoor. Alat ini biasanya diletakkan menempel dengan dinding dan terhubung dengan jaringan pipa air bertekanan (stand pipe). Sehingga ketika dibutuhkan pada keadaan darurat, semuanya siap untuk digunakan.

3. Hydrant Halaman (Outdoor)

Jenis hydrant ini juga biasa disebut dengan hydrant pillar dan merupakan suatu sistem pemadam kebakaran yang terletak diluar ruangan, terutama di depan gedung yang di proteksi. Hydrant pillar akan dihubungkan dengan sumber air yang bertekanan. Sehingga, petugas DAMKAR tidak perlu khawatir kehabisan pasokan air ketika akan memadamkan kebakaran di area tersebut.

Lalu, apakah fire hydrant akan awet ketika berada diluar ruangan? Jadi, hydrant pillar ini terbuat dari material baja berkualitas yang sudah didesain anti korosi dari berbagai macam cuaca. Sehingga hal tersebut akan membuat hydrant menjadi awet dan tahan lama.

Namun, Anda juga tetap harus melakukan perawatan secara berkala, setidaknya tiga bulan sekali. Lakukan pengetesan hydrant dan pastikan air keluar dengan lancar agar tidak terjadi pengendapan lumpur di dalam hydrant pillar.

Nah, fire hydrant sendiri membutuhkan komponen-komponen tertentu agar dapat digunakan secara maksimal. Komponen tersebut biasa disebut dengan fire hydrant equipment.

fire hydrant equipment

Apa Itu Fire Hydrant Equipment?

Fire hydrant equipment adalah peralatan yang berfungsi sebagai penunjang sistem pemasok air/fire hydrant. Sebelum menggunakan, Anda harus mempersiapkan dan melakukan instalasi beberapa komponen, seperti hydrant valve, hydrant pillar, hydrant box, hose rack, hose nozzle, dan komponen lainnya.

Anda juga harus memilih produk fire hydrant equipment yang jelas dan berkualitas. Nah, Anda bisa mendapatkannya di Firefix.id sebagai distributor alat pemadam kebakaran terpercaya di Indonesia. Berikut merupakan komponen-komponen penting pada hydrant kebakaran.

1. Hydrant Pillar

Hydrant pillar merupakan bagian dari fire hydrant equipment yang terhubung langsung dengan jaringan air bertekanan. Pillar ini menjadi pemasok air utama tim DAMKAR untuk memadamkan api.

Nah, fire hydrant pillar sendiri dibagi menjadi 3 jenis, yaitu:

  • Hydrant Pillar One Way: Memiliki satu jalur output air dengan lubang inlet berukuran 3 inch dan outlet 2,5 inch. Kemudian fire hydrant pillar one way ini memiliki batas maksimal tekanan kurang lebih 10 bar.
  • Hydrant Pillar Two Way: Seperti namanya, hydrant pillar two way ini memiliki dua jalur output air. Hydrant pillar ini memiliki lubang inlet berukuran 4 inch dan outlet 2,5 inch. Lalu, ada juga batasan maksimal tekanan air yang dimiliki jenis ini, yaitu sekitar 20 bar.
  • Hydrant Pillar Three Way: Hydrant jenis ini memiliki tiga jalur untuk mengeluarkan air. Kemudian lubang inlet memiliki ukuran 4 inch dengan output 2×2,5 inch. Batas maksimal tekanan air yang dapat dikeluarkan bisa mencapai 25 bar. Namun, untuk jenis fire hydrant pillar ini masih sangat jarang digunakan di Indonesia.

2. Hydrant Valve

Hydrant valve merupakan kran/katup yang memiliki fungsi untuk mengatur keluarnya air dari hydrant. Katup ini bisa mengatur air bertekanan hingga 10 bar. Komponen ini sangat penting, karena air bertekanan bisa keluar teratur dan terkontrol dengan baik. Dikarenakan jika air yang memiliki tekanan tinggi keluar secara tiba-tiba dan tidak teratur dapat merusak jaringan pada hydrant.

Pada bagian valve ini juga terbagi menjadi beberapa macam, seperti:

  • Angle Valve
  • Ball Valve
  • Butterfly Valve
  • Check Valve
  • Gate Valve
  • Globe Valve

3. Siamese Connection

Siamese connection ini menjadi komponen yang sangat penting. Mengapa? Kerna pada saat tim DAMKAR akan melakukan pemadaman api, komponen ini berfungsi sebagai connector antara jaringan hydrant dengan mobil pemadam kebakaran.

4. Fire Hose Reel

Fire hose reel merupakan alat untuk peletakan selang air pemadam api. Selang yang digulung juga dipastikan selalu terhubung ke jaringan pipa air bertekanan. Agar selang mudah diambil dan siap digunakan ketika sedang dibutuhkan dalam keadaan darurat.

5. Hose Nozzle

Komponen ini memiliki bentuk seperti corong yang memanjang dan menjadi pasangan selang air. Fungsi dari hose nozzle adalah untuk mengatur kecepatan dan pergerakan air ketika sudah mengalir keluar dari selang. Sehingga air dengan mudah untuk diarahkan ke titik kebakaran.

Hose nozzle memiliki dua macam output, yaitu:

  • Jet Nozzle: mengeluarkan air bertekanan secara lurus seperti menembak.
  • Spray Nozzle: mengalirkan air bertekanan secara melebar dan berbentuk seperti perisai.

6. Hose Rack

Jika dilihat sekilas, hose rack ini berbentuk sisir yang terbuat dari alumunium. Fungsi dari komponen fire hydrant ini adalah untuk merapikan selang pemadam api yang nantinya disimpan ke dalam hydrant box. Kemudian untuk ukurannya dibagi menjadi dua pilihan ukuran, yaitu:

  • Hydrant Hose Rack berukuran 1,5 inchi, dan
  • Hydrant Hose Rack berukuran 2,5 inchi.

7. Hydrant Box

Hydrant box juga menjadi salah satu komponen terpenting di fire hydrant equipment. Jika Anda lihat akan berbentuk seperti lemari besi. Memang seperti itu, karena fungsi dari hydrant box ini adalah untuk menyimpan berbagai macam alat/komponen pemadam api. 

Seperti yang telah dijelaskan di atas, alat ini biasa dipasang di dalam sebuah bangunan/gedung. Sebenarnya lemari besi ini bisa dipasang diluar gedung, tetapi tetap harus pada lingkup gedung, alias tidak bisa terlalu jauh dengan gedung yang diproteksi.

Berdasarkan standar NFPA, fire hydrant box dibagi menjadi beberapa macam ukuran, seperti:

  • Type A1. Biasa dipasang didalam ruangan dan memiliki ukuran 660x520x150mm
  • Type A2. Sama-sama untuk indoor dan memiliki ukuran 1000x800x180mm
  • Type B. Digunakan untuk indoor dengan ukuran box 1250x750x180mm
  • Type C. Khusus untuk diluar ruangan dan box ini memiliki ukuran 950x660x200mm

fire hydrant berkualitas

Pilihlah Fire Hydrant yang Berkualitas

Sebelum membeli fire hydrant untuk proteksi lokasi Anda, jangan lupa untuk memperhatikan kualitas dan standar dari hydrant yang ingin dibeli. Karena jika Anda salah membeli produk abal-abal akan sangat beresiko, seperti terjadinya kebocoran dan komponen hydrant cepat berkarat.

Maka dari itu, Anda harus benar-benar jeli ketika ingin membeli alat pemadam kebakaran ini. Jika ingin lebih aman, serahkan semua kepada kami. Anda bisa mempercayakan Firefix untuk mempersiapkan segala kebutuhan fire protection Anda.

Firefix merupakan salah satu distributor peralatan pemadam kebakaran terverifikasi dan terpercaya di Indonesia. Selain itu, Firefix juga tampil beda dengan memberanikan diri untuk memberikan inovasi baru guna menjawab berbagai macam kebutuhan fire protection

Jika Anda membeli fire hydrant, APAR, APAB, dan alat pemadam lainnya di sini, kami akan memberikan garansi hingga 5 tahun, loh! Selain itu, Anda juga akan kami bekali dengan aplikasi canggih.

Apa itu? Ya, aplikasi tersebut bernama Firecek. Apa sih kegunaan dari aplikasi tersebut? Jadi, dengan aplikasi ini Anda akan dimudahkan dalam melakukan monitoring dan memanajemen aset fire protection Anda.

Ingin tahu lebih lengkap tentang FIRECEK? KLIK DISINI

Nah, itulah pembahasan seputar fire hydrant beserta dengan jenis-jenisnya. Semoga artikel ini dapat menambah wawasan Anda seputar fire protection. Jika Anda berminat untuk membeli alat-alat pemadam lainnya di toko kami, bisa segera hubungi kami sekarang!

Recommended Posts

Leave a Comment

0