Keamanan Menggunakan Alat Pemadam Kebakaran

Perdebatan masih saja terjadi kapan manusia mulai menggunakan api. Biarkan yang berdebat meneruskan perdebatannya, lebih penting saat kita memikirkan bagaimana menghindari terjadinya kebakaran. Bagaimana menghadapi kebakaran jika terjadi dan bagaimana cara aman menggunakan alat pemadam kebakaran.

Pada zaman Mesir Kuno dan pada zaman Roma Kuno proses pemadaman dilakukan menggunakan ember dan pompa air tangan. Metode pemadam kebakaran masih pada sekitar menghilangkan unsur panas, menghilangkan unsur oksigen dan menghambat reaksi kimia.

Keamanan Menggunakan Alat Pemadam Kebakaran Powder

Alat pemadam kebakaran yang beredar saat ini adalah tabung bertekanan yang melepaskan berbagai macam media seperti: serbuk, gas dan air.

Alat pemadam kebakaran yang beredar banyak menggunakan media bubuk halus atau bahan kimia kering multi purpose yang dapat digunakan untuk kebakaran A, B dan kebakaran kelas C. Media alat pemadam kebakaran powder mengandung monoammonium fosfat.

Menghirup monoammonium fosfat dapat menyebabkan iritasi ringan pada hidung, tenggorokan dan paru-paru. Ini yang akan menimbulkan gejala seperti sesak napas dan batuk, pusing juga sakit kepala bisa saja terjadi.

Keamanan Menggunakan Alat Pemadam Kebakaran Powder

Gejala-gejala seperti ini dapat segera hilang dengan menghirup udara segar.

Alat pemadam kebakaran yang dengan sengaja disemprotkan kepada orang dalam jarak dekat dapat mengakibatkan efek pernafasan yang lebih serius. Sehingga memerlukan perhatian medis yang lebih serius.

Jika mata, hidung dan tenggorokan kontak langsung dengan powder dapat menyebabkan iritasi. Bilas dengan air mengalir terus menerus sampai kalian merasa lebih baik.

Inhalasi atau mengkonsumsi powder dengan sengaja dapat berdampak serius. Seperti mengakibatkan pneumonia, kejang, detak jantung tidak teratur dan gagal ginjal. 

Keamanan Menggunakan Alat Pemadam Api CO2

Alat pemadam kebakaran CO2 digunakan untuk memadamkan kebakaran kelas B dan C. Alat pemadam kebakaran CO2 bekerja dengan cara memancarkan gas CO2 bertekanan dan mendesak oksigen yang dibutuhkan api untuk proses pembakaran.

Berbeda dengan media alat pemadam kebakaran powder. Media alat pemadam kebakaran CO2 adalah gas yang tidak mudah terbakar yang dapat dengan cepat menguap tanpa meninggalkan bekas apapun. 

CO2 jangan disamakan dengan karbon monoksida yang sangat beracun. Karbon monoksida biasanya dihasilkan oleh gas yang terbakar, seperti bensin yang sudah terbakar di dalam mesin dan keluar melalui knalpot.

Keamanan Menggunakan Alat Pemadam Kebakaran CO2

Toksisitas dapat terjadi manakala kalian menggunakan alat pemadam kebakaran pada ruang yang sempit dan buruk ventilasinya. Terkonsentrasi menghirup CO2 dapat mengakibatkan kekurangan oksigen, sulit bernafas, pusing bahkan hingga kehilangan kesadaran.

Kontak langsung kulit dengan CO2 bertekanan dapat menyebabkan kulit meradang kedinginan. Hal ini dapat menimbulkan kulit kemerahan, kemungkinan bisa mengakibatkan lecet pada kulit.

Jangan sampai CO2 bertekanan terkena mata secara langsung, hal ini dapat mengakibatkan mata rusak. Jika kalian melihat orang terkena atau menghirup CO2 alat pemadam kebakaran, segera bawa ke ruang terbuka agar dapat menghirup udara segar.

Recommended Posts

Leave a Comment

0