Apakah perusahaanmu punya fire hydrant? Kalau sudah punya, tau nggak sih bagaimana cara kerjanya? Memahami cara kerja hydrant system sangat penting, loh! Ini sangat berguna agar kamu bisa melakukan tindakan yang tepat saat darurat.

Fire hydrant memang hanya boleh digunakan oleh orang atau tugas yang sudah terlatih saja. Namun, tidak ada salahnya jika kamu memahaminya. Apalagi jika di tempatmu bekerja ada sistem pemadam kebakaran ini. Jadi, yuk simak penjelasannya!

Apa Itu Hydrant System? Dan Kenapa Harus Paham Cara Kerjanya?

 cara kerja hydrant system dan komponen hydrant pillar standar nfpa

Fire hydrant system adalah sistem pemadam kebakaran yang terdiri dari sejumlah komponen untuk menyediakan pasokan bertekanan tinggi dalam situasi darurat. Jadi, fungsi utama hydrant system adalah memadamkan kebakaran dengan cepat dan efektif.

Sistem ini akan menyediakan pasokan air yang cukup dengan tekanan tinggi untuk menghentikan penyebaran api. Dengan segera memadamkan api, maka hydrant system akan mengurangi kerusakan pada bangunan dan aset berharga.

Melalui pemadaman yang cepat dan efektif, fire hydrant sYstem akan mengurangi dampak ekonomi akibat kerusakan properti dan aset bisnis. Oleh karena itu, pemahaman tentang cara kerja hydrant system dan perawatannya sangat penting.

Pemahaman yang baik tentang cara mengaktifkan dan menggunakan hydrant system sangat penting agar kamu bisa merespon kebakaran dengan cepat. Dengan begitu, maka api bisa dipadamkan lebih cepat sebelum berkembang lebih besar dan sulit dikendalikan.

Selain meningkatkan keselamatan dalam situasi darurat, pemahaman tentang cara kerja hydrant system juga bermanfaat untuk melindungi harta benda. Itulah sebabnya, kamu perlu memahami sistem ini jika tinggal atau bekerja di tempat yang menggunakan hydrant system.

Begini Cara Kerja Hydrant System Menyediakan Pasokan Air Bertekanan Tinggi

cara kerja hydrant system teknisi profesional

Fire hydrant terhubung ke sumber air utama seperti ground tank yang dirancang untuk digunakan dalam pemadaman kebakaran. Ground tank harus menyediakan pasokan air yang cukup untuk memadamkan kebakaran pada seluruh area yang diproteksi hydrant.

Cara kerja hydrant system ini juga dilengkapi dengan pompa hydrant. Fungsi pompa hydrant tersebut adalah untuk meningkatkan tekanan air yang akan dialirkan ke pipa hydrant. Pipa-pipa inilah yang akan mengalirkan pasokan air ke titik-titik hydrant.

Tekanan yang tinggi memungkinkan air disemprotkan dengan kecepatan tinggi untuk menjangkau titik kebakaran. Dengan begitu, maka air bisa mencapai jarak yang lebih jauh, sehingga petugas Damkar bisa bekerja dengan jarak yang lebih aman dari api.

Titik hydrant adalah lokasi fisik dimana komponen output air terletak. Ini bisa berupa hydrant pillar, hydrant valve, maupun fire sprinkler. Biasanya, titik hydrant berada di lokasi yang mudah diakses di sekitar bangunan maupun area lain yang diproteksi.

cara kerja hydrant system sesuai standar

Selang pemadam disambungkan dengan hydrant pillar atau hydrant valve. Fungsinya adalah untuk mengalirkan air dari hydrant ke titik kebakaran. Pada ujung selang, terdapat nozzle yang bisa diatur untuk mengontrol aliran air yang keluar dari selang.

Saat kebakaran, petugas Damkar atau petugas gedung yang terlatih akan membuka katup pada hydrant yang terdekat. Dengan menggunakan nozzle pada ujung selang, petugas bisa mengarahkan aliran air bertekanan tinggi ke titik kebakaran untuk memadamkan api.

Serangkaian proses cara kerja hydrant system tersebut memungkinkan pemadaman kebakaran berjalan cepat dan efektif. Ini sangat penting untuk melindungi nyawa, aset, dan properti dari bahaya yang timbul akibat kebakaran.

Apa Saja Komponen Pendukung Cara Kerja Hydrant System?

Cara kerja hydrant system melibatkan sejumlah komponen penting yang memiliki fungsi khusus. Setiap komponen bekerjasama menyediakan pasokan air bertekanan tinggi untuk pemadaman kebakaran. Komponen hydrant system dan fungsinya adalah sebagai berikut:

1. Sumber Air/Ground Tank

Sebagai sistem pemadam kebakaran berbasis air, fire hydrant harus memiliki ground tank yang berfungsi untuk menyimpan pasokan air dengan jumlah besar. Dengan memiliki ground tank khusus, hydrant menjadi lebih andal dan siap digunakan dalam situasi darurat.

2. Pompa Hydrant

cara kerja hydrant system standar UL FM

Pompa hydrant atau fire pump adalah komponen yang berfungsi untuk meningkatkan tekanan air dalam sistem hydrant. Air bertekanan tinggi sangat dibutuhkan dalam pemadaman kebakaran agar bisa menjangkau area kebakaran dari jarak jauh.

Selain itu, pompa hydrant juga berguna untuk menjaga tekanan air di dalam sistem tetap konstan. Tekanan air yang konstan pada sistem hydrant sangat penting untuk pemadaman kebakaran yang efektif. Ada tiga jenis pompa pada fire hydrant system, electric pump, diesel pump, jockey pump.

3. Pipa Hydrant

Pipa pemadam kebakaran adalah saluran utama yang menghubungkan sumber air dengan titik-titik hydrant pillar dan hydrant valve yang terletak di sekitar bangunan. Fungsi pipa hydrant yaitu membawa pasokan air ke area yang memerlukan pemadam kebakaran.

4. Control Panel

cara kerja hydrant system standar internasional

Fungsi utama dari control panel adalah memantau kondisi sistem pemadam kebakaran secara kontinyu. Ini termasuk memantau tekanan air, suhu, hingga sensor deteksi kebakaran. Control panel juga bisa mengindikasikan jika ada masalah pada sistem.

Komponen hydrant ini memiliki tombol atau saklar yang bisa digunakan untuk mengaktifkan atau menonaktifkan sistem pemadam kebakaran. Ketika tombol aktivasi ditekan, control panel akan mengirim perintah untuk membuka katup dan mengaktifkan pompa kebakaran.

5. Hydrant Pillar

Hydrant pillar berfungsi untuk menyediakan pasokan air yang bisa digunakan oleh petugas pemadam kebakaran. Komponen ini terhubung langsung ke pipa hydrant yang mendistribusikan air bertekanan tinggi dari ground tank.

Biasanya, hydrant pillar diletakkan pada area yang mudah dan cepat diakses di luar bangunan. Untuk memadamkan kebakaran, hydrant pillar disambungkan ke selang pemadam kebakaran agar mudah menjangkau titik kebakaran.

Baca juga: Komponen Hydrant Pillar, Fungsi, dan Cara Menggunakan

6. Hydrant Valve

Valve hydrant merupakan komponen output pada sistem hydrant yang berada di dalam gedung atau ruangan. Komponen ini memiliki koneksi yang bisa dihubungkan dengan selang pemadam kebakaran untuk mengalirkan air ke titik kebakaran.

7. Hydrant Box

cara kerja hydrant sistem standar NFPA

Hydrant box dirancang untuk melindungi alat pemadam dari kerusakan fisik, kotoran, debu, dan cuaca ekstrem. Selain itu, hydrant box juga akan mempermudah petugas Damkar untuk mengakses peralatan tersebut tanpa kesulitan untuk mencarinya saat situasi darurat.

Beberapa peralatan pemadam kebakaran yang ada di dalam hydrant box untuk mendukung cara kerja hydrant system adalah sebagai berikut:

  • Selang hydrant: untuk mengalirkan air dari hydrant pillar atau hydrant valve ke titik kebakaran.
  • Nozzle Hydrant: terpasang di ujung selang hydrant dan berfungsi untuk mengontrol aliran air sesuai situasi kebakaran.
  • Hose rack: berfungsi untuk menyimpan selang hydrant dalam kondisi yang rapi sehingga mempermudah akses petugas saat membutuhkannya.
  • Kunci hydrant: digunakan untuk membuka katup hydrant pillar untuk mengalirkan pasokan air saat dibutuhkan saat situasi darurat.

Apakah Perusahaanmu Sudah Punya Fire Hydrant? Kalau Belum, Konsultasiin Bareng Firefix Aja!

Perusahaanmu punya aset berharga, tapi belum diproteksi pakai fire hydrant? Wah, bahaya! Saat kebakaran, setiap detik sangat berharga. Terlambat sedikit saja untuk memadamkannya, aset dan investasi berharga milikmu bisa harus tidak tersisa.

Nggak mau hal itu terjadi, kan? Oleh karena itu, segera proteksi aset dan investasi berharga di perusahaan-mu menggunakan fire hydrant system. Untuk memastikan cara kerja hydrant system berjalan optimal, pastikan untuk memilih kontraktor hydrant yang profesional.

cara kerja hydrant system teknisi standar nfpa

PT Bromindo Mekar Mitra siap membantumu membangun instalasi hydrant yang handal dan berkualitas. Nggak perlu ragu, Bromindo sudah berpengalaman lebih dari 20 tahun di bidang fire protection system. Jadi, sudah pasti kami bisa membangun hydrant sesuai regulasi.

Cek proyek fire hydrant system yang sudah dikerjakan oleh Bromindo DISINI.

Ditambah lagi, Bromindo juga memiliki teknisi yang profesional dan berpengalaman. Para teknisi kami juga merupakan member resmi NFPA. Nah, yang paling penting adalah material yang kami gunakan juga standar NFPA dan bersertifikat UL/FM.

Dengan senang hati, kami siap memberikan konsultasi agar fungsi dan cara kerja hydrant system di perusahaan-mu berjalan optimal. Bukan hanya fire hydrant, kamu juga bisa konsultasi fire alarm, fire sprinkler, hingga fire system. Yuk, hubungi kami sekarang untuk konsultasi!

Recommended Posts

Leave a Comment

0